KABAR / Siaran Pers

VASEKTOMI CURI PERHATIAN PENGUNJUNG SULTENG EXPO 2017

17 April 2017 23:07 WIB

Baru, Mercusuar - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulteng memanfaatkan Sulteng Expo 2017 di halaman Masjid Agung Darussalam untuk mengkampanyekan program Keluarga Berencana (KB). Rupanya vasektomi cukup menyita perhatian pengunjung.

Kepala Sub Bidang Jalur Wilayah Khusus Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan BKKBN Sulteng, Saiful yang ditemui di Stand BKKBN mengatakan vasektomi merupakan alat kontrasepsi pada pria yang belum banyak diketahui. Padahal, alat kontrasepsi ini murah, efektif, sederhana dan aman. Vasektomi merupakan tindakan medis pada saluran sperma sebelah kanan dan kiri, sehingga pada waktu senggama cairan mani yang keluar tidak mengandung sperma. Akibatnya kehamilan dapat dicegah. Efektifitasnya bahkan mencapai 99 persen. Sisi positif lain adalah pengguna vasektomi tetap akan “perkasa” sebeb alat kontrasepsi itu tidak mempengaruhi kemampuan seksual dan libido.

Lelaki yang ingin melakukan vasektomi juga harus mendapat persetujuan istri, termasuk meneken formulir persetujuan dan tidak berkeinginan menambah jumlah anak lagi. Sementara itu, vasektomi tidak dianjurkan bagi pasangan yang masih ingin memiliki anak, penderita penyakit (kencing manis, hernia, tekanan darah, infeksi pelir) dan keadaan jiwa yang tidak stabil.

GENERASI BERENCANA

Pantauan Mercusuar, ada juga pengunjung yang mencari tahu alat kontrasepsi pada wanita, seperti pil KB, IUD, Suntik dan Kondom. Yang cukup menarik, beberapa duta Generasi Berencana (GenRe) Sulteng terlibat mendampingi pameran.

Muhammad Fadli mengatakan ia dan teman-temannya terus mengajak generasi muda untuk memerangi narkoba dan zat adiktfi lainnya, seks sebelum nikah dan nikah dini. Dengan prinsip setahun menjabat, selamanya menginspirasi, mahasiswa Universitas Tadulako ini juga banyak memotivasi rekan-rekannya sesame remaja untuk membangun optimism, minimal menunda nikah dini. Pendewasaan usia pernikahan, yakni minimal 25 tahun pada laki-laki dan 21 tahun pada perempuan diyakini akan berdampak baik terhadap mental dan fisik keluarga baru.

Sementara itu, Dodi Wirawan mengatakan remaja yang ingin berkonsultasi bisa mengunjungi Stand BKKBN Sulteng selama Sulteng Expo 2017, 13-17 April 2017. Dikatakan, Duta Genre tersebar di Pusat Informasi dan Konseling (PIK) remaja yang ada dikampus-kampus dan sekolah serta PIK kemasyarakatan yang ada di organisasi atau lapisan masyarakat lainnya. “Duta Genre ini representasi remaja 10-24 tahun,” kata mahasiswa STIA Panca Marga ini. DAR

Bagikan:

Kegiatan

Logo Harganas Single
Info Medsos dan Web

Konten Terkait

FOLLOW, LIKE, SHARE