KABAR / Artikel

Cinta Terencana di Taman Keluarga

26 Juni 2018 18:06 WIB

Kegiatan advokasi, promosi dan KIE (Komunikasi, Informasi, Edukasi) berperan penting dalam memberhasilkan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Utamanya dalam menurunkan angka kelahiran (TFR) dan laju pertumbuhan penduduk (LPP), termasuk menggiatkan program kependudukan dan pem­bangunan keluarga.

Melalui kegiatan tersebut, BKKBN berharap para pemangku kepentingan memberikan dukungan terhadap program KKBPK. Pada gilirannya masyarakat tergerak untuk berpartisipasi.

Menurut Direktur Advokasi dan KIE BKKBN, Sugiyono, momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) merupakan salah satu momen strategis untuk mensosialisasikan program KKBPK baik kepada mitra kerja maupun kepada masyarakat.

“Inti dari peringatan Hari Keluarga Nasional diantaranya agar keluarga Indonesia gegap gempita merayakan hari tersebut dengan sukacita. Hari itu merupakan hari khusus di mana keluarga meluangkan waktu bersama keluarga,” ujar Sugiyono.

Setidaknya akan hadir sekitar 12.000 tamu undangan memadati Kota Manado (Sulawesi Utara) dari 2 Juli hingga puncak peringatan Harganas pada 7 Juli 2018. “Puncak peringatan Harganas diagendakan dihadiri Presiden Joko Widodo,” ujar Sugiyono.

Dalam upaya semarak Harganas, BKKBN akan menghadirkan “Taman Keluarga” (Family Park) di Kota Manado. Taman ini merupakan suatu perpaduan area bermain dan edukasi terkait program KKBPK untuk keluarga. “Kami menghadirkan sesuatu yang berbeda, inovasi, dengan menghadirkan Taman Keluarga di Harganas 2018. Sebuah terobosan kekinian, mengusung kearifan lokal, dan mengacu pada filosofi peringatan Harganas,” ujar Sugiyono.

Menghadirkan perpaduan berbagai aktifitas untuk membangun ketahanan keluarga, itulah ciri khas dan konsep didirikannya Taman Keluarga. Sebuah upaya BKKBN menerjemahkan konsep 4 Pilar Keluarga yang dikemukakan Presiden Joko Widodo, yakni Keluarga Berkumpul, Keluarga Berinteraksi, Keluarga Peduli, dan Keluarga Berbagi.

Melalui Taman Keluarga BKKBN menyediakan wahana bagi ‘keluarga berkumpul’, yaitu melakukan interaksi dan komunikasi para anggota keluarga melalui berbagai macam permainan (edutainment), hiburan keluarga dan photo booth. Sebagai wahana ‘keluarga berinteraksi’, baik dengan keluarga inti maupun dengan masyarakat.

Konsep berikutnya, sebagai wahana ‘keluarga berdaya’ dengan  memanfaatkan potensi dan keterampilan anggota ke­luarga; sebagai wahana ‘keluarga peduli’ antar sesama anggota keluarga dan orang lain dalam bentuk bermain bersama; dan wahana ‘keluarga berbagi’ sebagai perwujudan tempat bersosialisasi dan menjalin komunikasi dengan keluarga/orang lain serta bertemu dengan para ahli/pakar.

 

Pertajam Sosialisasi

Taman Keluarga – kegiatan yang belum pernah terjadi pada peringatan Harganas sebelumnya – dihadirkan kali ini dalam upaya mempertajam sosialisasi Harganas dan program Kependudukan dan Keluarga Berencana kepada mitra kerja dan masyarakat; sekaligus untuk meningkatkan pemahaman terhadap program KKBPK;

Sugiyono mengatakan, Taman Keluarga didirikan di Kawasan Mega Mas, Manado, dari 3-7 Juli 2018, dibuka mulai pukul 13.00 – 21.00 Wita. Melalui Taman Keluarga dibuka pelayanan konsultasi KB dan ke­sehatan reproduksi, konsultasi psikologi anak, remaja dan lansia, family coaching, Carnaval Family Fun Games, BKKBN /Public Corner dan pojok kependudukan.

Ikut digelar permainan edukatif untuk anak, antara lain, mini outbound dan mini carrousel, hiburan dan lomba-lomba keluarga. Tersedia juga fasilitas pendukung seperti snack corner, foodcourt, ruang medis, VIP lounge, mushola, toilet dan Pojok ASI.

 

(icha/sara)

Bagikan:

Kegiatan

Logo Harganas Single
Info Medsos dan Web

Konten Terkait

FOLLOW, LIKE, SHARE