TIDORE, BKKBN – Pada 11 Desember 2001, Presiden RI, Megawati Soekarnoputri, menerbitkan Surat Keputusan Presiden Nomor 126 Tahun 2001. Surat tersebut menetapkan tanggal 13 Desember sebagai Hari Nusantara. 

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia menetapkan peringatan Hari Nusantara 2023 akan dipusatkan di Kota Tidore, Kepulauan Maluku Utara. Hari Nusantara 2023 mengangkat tema bertajuk “Merajut Konektivitas Nusantara dan Ekonomi Maritim dari Titik Nol Jalur Rempah.” 

Tema tersebut mengandung harapan agar posisi Tidore sebagai tempat pemusatan peringatan Hari Nusantara bisa kembali terangkat. Diketahui, Tidore dikenal sebagai pusat rempah-rempah seperti cengkeh pada dekade 60-70an. 

Di tempat ini, sebagai upaya percepatan penurunan stunting, BKKBN Provinsi Maluku Utara menggelar Rapat Koordinasi Nasional Forum Stunting 2023 sebagai salah satu rangkaian kegiatan Hari Nusantara yang berlangsung di Aula Sultan Nuku Kantor Walikota, beberapa hari lalu.

Rakornas ini dibuka Walikota Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim, dan dihadiri Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Maluku Utara, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten/Kota se Provinsi Maluku Utara, Forkopimda Provinsi Maluku Utara dan Kota Tidore Kepulauan, Kepala BKKBN Propinsi Maluku Utara beserta jajaran, serta para Kepala Balai se Maluku Utara.

Walikota Tidore Kepulauan mengatakan, Hari Nusantara Nasional dan akselerasi penurunan stunting adalah dua hal yang berbeda, namun merupakan hal yang penting untuk dilaksanakan, karena masalah kesehatan khususnya stunting di Indonesia. Menurut data Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting di Indonesia pada  2022 adalah 24 persen dan untuk Maluku Utara 26, 2 persen, dan untuk Kota Tidore Kepulauan berada pada 25,1 persen.

”Hari Nusantara yang dilaksanakan setiap tanggal 13 Desember merupakan salah satu momentum yang memberikan semangat dan kesatuan berbangsa dan bertanah air. Sementara akselerasi penurunan stunting adalah isu nasional dalam pencapaian derajat kesehatan nasional yang optimal. 

“Untuk itu perlu sinergitas dari kedua hal di atas yang diramu dalam Forum Koordinasi Nasional pada hari ini,” ujarAli Ibrahim.

Rakornas ini diharapkan akan menjadi ajang yang sangat produktif dan bermanfaat bagi semua peserta. Juga menjadi awal dari sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.

Ia juga berterima kasih kepada para sponsorship yakni Flimty, Gizi Nusantara, Departemen Patologi Klinik Universitas Hasanudin  serta stakeholder terkait bersama jajaran pemerintah daerah.

Ketua Panitia Pelaksana, Jubair Manggis yang juga Ketua Pokja KSPK Perwakilan BKKBN Maluku Utara menyampaikan, tujuan umum dilakukannya kegiatan Rakornas ini adalah untuk meningkatkan sinergitas dan kolaborasi para pemangku kepentingan di tingkat pusat, provinsi dan pemerintah kabupaten/kota serta para mitra dalam percepatan pencapaian Sasaran Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting.

Rakornas ini mengusung tema Momentum Hari Nusantara Nasional Mempererat Sinergitas Percepatan Penurunan Stunting. 

Rakornas ini untuk meningkatkan komitmen provinsi dan kabupaten/kota serta para mitra dalam mendukung program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting,  optimalisasi peran serta organisasi perangkat daerah dan mitra terkait dalam percepatan penurunan stunting melalui berbagai program yang ditetapkan, dan mengevaluasi langkah pemerintah daerah dalam menangani masalah stunting.

Hadir sebagai narasumber Asisten Administrasi Umum Provinsi Maluku Utara, Asrul Gailea dengan materi “Sinergitas percepatan penurunan stunting Provinsi Maluku Utara”; Tim Peneliti PDS PatKLIn Dr. dr. Nursin Abd. Kadir dengan materi “Profil Anemia dan Penanda Inflamesi pada Baduta dengan Stunting”.

CEO Flimty Dennis Hadi hadir dengan materi “Manfaat produk Flimty untuk Membantu Program Stunting; Esti Nurwanti dengan Materi “Efek Pemberian Makanan Tambah Tinggi Protein, Pangan Lokal, Edukasi dan Konseling Gizi Terhadap Status Gizi, Perilaku dan Pola Makan Wanita Usia Subur di Kota Tidore Kepulauan”. 

Di sela-sela ceremony pembukaan rakornas, Walikota Tidore Kepulauan juga memberikan cendara mata dan piagam penghargaan kapada sponsorship dari Flimty, Gizi Nusantara, dan Departemen Patologi Klinik Unhas. n

Penulis: Husni

Editor: Santjojo Rahardjo

Tanggal Rilis: Kamis, 14 Desember 2023

Media Center BKKBN

mediacenter@bkkbn.go.id

0812-3888-8840

Jl. Permata nomor 1

Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur

Tentang BKKBN

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009  tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Koordinator Percepatan Penurunan Stunting berdasarkan Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.