SINJAI, BKKBN – Bertempat di ruang pola Kantor Bupati Sinjai, Senin (11/12/2023), Pj. Bupati Sinjai TR Fahsul Falah, S.Sos, M.Si didampingi  Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Sinjai Cut Resmiati, SE melaunching Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) Kabupaten Sinjai. 

Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan Shodiqin, SH, MM mengatakan Dashat muncul karena banyak masyarakat  belum mengetahui asupan gizi yg baik. Padahal di berbagai daerah banyak sumber protein yang baik untuk memenuhi gizi masyarakat. 

Harapannya, Dashat  bisa memberikan edukasi yang baik untuk masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi mereka melalui bahan-bahan pangan lokal. “Sehingga di tingkat kecamatan dan desa yang ada di Kabupaten Sinjai bisa semakin menekan angka stunting,” ujar Shodiqin. 

Tambahnya, sebagai upaya percepatan penurunan stunting, BKKBN juga membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) di setiap desa/kelurahan. 

Tujuannya untuk mendekatkan penanganan stunting  langsung ke sasaran (calon pemgantim, ibu hamil, ibu nifas, dan baduta) karena TPK yang terdiri dari bidan, kader KB,  dan kader PKK ada di setiap desa dan kelurahan. Di Kabupaten Sinjai terdapat 600 TPK (200 Tim) . 

Pj. Bupati Sinjai menyampaikan penurunan stunting tanggung jawab semua pihak  untuk generasi mendatang. Selain itu, kehidupan  anak-anak harus lebih baik dari orang tuanya.

“Menurunkan angka prevalensi stunting merupakan tanggung jawab kita bersama karena generasi mendatang merupakan tanggung jawab kita bersama untuk menyongsong generasi emas kabupaten Sinjai. Dalam penurunan stunting ini no to be talk, tidak perlu banyak bicara, lakukan dan kerjakan lansung ke lapangan,” ujar Fahsul Falah. n

Penulis: Indra G. Rukmana

Editor: Santjojo Rahardjo

Tanggal Rilis : Selasa, 12 Desember 2023

Media Center BKKBN

mediacenter@bkkbn.go.id

0812-3888-8840

Jl. Permata nomor 1 

Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur

Tentang BKKBN

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009  tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Koordinator Percepatan Penurunan Stunting berdasarkan Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.