Siaran Pers BKKBN
Nomor : 1261/M.C/X/2023

Sekolah Siaga Kependudukan & Tablet Tambah Darah Berperan Penting Cegah Stunting Sejak Dini

MAMUJU, BKKBN — Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terpadu percepatan penurunan stunting tingkat Provinsi Sulawesi Barat melakukan kunjungan dan pemantauan di SMA Negeri 1 Mamuju dan SMP Negeri 2 Mamuju terkait penerapan dan pelaksanaan percepatan penurunan stunting di tingkat sekolah atau di kalangan remaja, Rabu (25/10/23).

Kunjungan dan pemantauan ini dihadiri beberapa Perwakilan Kementerian/Lembaga diantaranya Kantor Staf Presiden, Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kemendagri, Kemenkes, Kemendes PDTT dan BKKBN RI.

“Alhamdulillah, tahun ini kami mendapat prestasi luar biasa. SMA Negeri 1 Mamuju mampu meraih juara 3 Tingkat Nasional dalam Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), dan Juara 1 Tingkat Regional,” ujar Kepala SMAN 1 Mamuju, Halimah.

“Kami memiliki Duta GenRe, PIK R, dan konselor sebaya yang terus melakukan sosialisasi pengetahuan kespro kepada remaja. Bekerja sama dengan Puskesmas Binanga, kami juga secara rutin dua kali dalam seminggu menjalankan forum untuk mengonsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri,” ujar Halimah dalam penyambutan di SMA Negeri 1 Mamuju.

Hal ini senada pula dengan yang disampaikan Kepala SMP Negeri 2 Mamuju. Dalam sambutannya, ia berharap kunjungan ini mampu mencapai hasil yang sama-sama ingin dicapai ke depannya.

Arifin Efendi Hutagalung selaku Ketua Tim Monev Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Pusat dari Kemendagri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan salah satu rangkaian pelaksanaan monev di provinsi Sulawesi Barat.

Terlebih, lanjut Arifin, Sulbar menjadi salah satu provinsi prioritas percepatan penurunan stunting. Ini lantaran Sulbar memiliki angka prevalensi yang cukup besar yaitu 35 persen.

Menurut Arifin, kegiatan ini untuk mengetahui sejauh mana keterkaitan SSK dan tablet tambah darah bagi remaja dalam menekan angka stunting di Sulbar.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Yurista turut mengapresiasi apa yang telah terlaksana di SMA Negeri 1 Mamuju dan SMP Negeri 2 Mamuju.

“Sarapan pagi dan mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sangat penting untuk perempuan agar tidak mengalami anemia yang berakibat terhadap kesehatan dan prestasinya di sekolah.

Selain itu, pemberian TTD mampu mempersiapkan kesehatan remaja putri pada saat sebelum menjadi seorang ibu guna mencegah stunting, ujar Yurista dalam penyampaiannya mengenai manfaat TTD. n

Penulis : Abd Friahmad J
Editor : Santjojo Rahardjo

Tanggal Rilis: Rabu, 25 Oktober 2023

Media Center BKKBN
mediacenter@bkkbn.go.id
0812-3888-8840
Jl. Permata nomor 1
Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur

Tentang BKKBN

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Koordinator Percepatan Penurunan Stunting berdasarkan Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.