SIARAN PERS BKKBN
Nomor: 855/M.C/VI/2023

Pemutakhiran PK-23 Sasar 405.567 keluarga di DI Yogyakarta

Yogyakarta – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) segera melakukan Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2023 (PK-23) tingkat Provinsi DIY. Para petugas pendata akan mendata 405.567 keluarga sasaran melalui kunjungan rumah.

Pemutakhiran PK-23 merupakan kegiatan untuk memutakhirkan data keluarga Indonesia dengan cara melengkapi, memperbaiki, memperbaharui, mencatat mutasi, dan mendata keluarga baru yang belum terdata dalam PK-21 dan atau Pemutakhiran PK-22.

Kegiatan ini dilakukan melalui kunjungan dari rumah ke rumah dengan metode wawancara dan atau observasi kepala keluarga pada wilayah lokus yang telah ditentukan, dilakukan secara serentak pada waktu yang telah ditentukan.

Pelaksanaan Pemutakhiran PK-23 secara nasional dijadwalkan dilaksanakan oleh Perwakilan BKKBN seluruh provinsi dan dinas kabupaten/kota yang mengampu urusan kependudukan dan KB (OPD KB/ Organisasi Perangkat Daerah yang membidangi KB) secara serentak pada tanggal 1-31 Juli 2023. Sebelumnya telah berlangsung Pra-Pelaksanaan berupa pengaturan pada aplikasi portal oleh kabupaten/kota.

Pemutakhiran Pendataan Keluarga merupakan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Pembangunan Kependudukan. Lalu, dipertegas dengan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana dan Sistem Informasi Keluarga.

Regulasi ini mengamanatkan bahwa hasil pendataan keluarga yang dilakukan pemerintah daerah kabupaten/kota secara serentak setiap lima tahun, wajib dilakukan pemutakhiran setiap tahun. Hal ini dilakukan sebagai dasar dalam mewujudkan konsistensi kebijakan nasional, provinsi dan kabupaten/kota untuk menentukan kebijakan, penyelenggaraan hingga pemantauan dan evaluasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Termasuk program percepatan penurunan stunting, percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dan program pembangunan terkait lainnya.

Penyiapan SDM Pelaksana dan User Aplikasi Pemutakhiran PK-23 di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dilaksanakan, dimulai dari kegiatan workshop tingkat provinsi yang dihadiri OPD KB kabupaten/kota dan PKB/PLKB, pada 30 Mei 2023 secara daring. Selanjutnya pada 8-9 Juni 2023 dilaksanakan workshop bagi Manager Pengelolaan, Manager Data, dan Supervisor Pemutakhiran PK-23 secara daring. Mulai 20 Juni 2023 sampai 27 Juni 2023 dilaksanakan workshop bagi kader/petugas pendata secara luring/tatap muka di 40 Kecamatan atau 122 kelurahan lokus Pemutakhiran PK-23.

Dari ruang kerjanya, Selasa (27/06/2023), Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Shodiqin, SH, MM, menyampaikan bahwa Pemutakhiran PK-23 sangat penting sehingga pelaksanaannya memerlukan dukungan semua pihak. Mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan/Kalurahan, RW/RT, tokoh masyarakat, dan masyarakat itu sendiri, terutama yang menjadi lokus Pemutakhiran PK-23.

“Para pendata di DIY akan mengunjungi sebanyak 405.567 Keluarga Sasaran Pemutakhiran PK-23 yang diharapkan dapat menerima petugas pendata dengan baik dan bersedia menjawab pertanyaan dengan data sebenarnya agar data hasil Pemutakhiran PK-23 dapat terjamin kualitasnya,” ujar Shodiqin berharap.

Disamping itu pada setiap kesempatan workshop, Penanggung Jawab Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi (ADPIN) Rhodhiana Sumariati S.Sos., MSc. senantiasa menekankan pentingnya bagi petugas untuk melaksanakan setiap tahapan Pemutakhiran PK-23 tepat waktu.

Sekaligus menjaga kualitas data yang terdapat dalam formular Pemutakhiran PK-23, utamanya dalam penulisan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang merupakan salah satu ‘primary key’ pada setiap form individu. Ini agar tingkat padanan data meningkat dan dapat disinkronkan dengan sumber data yang lain.

Untuk menjamin kelancaran Pemutakhiran PK-23, Tim Pokja Data dan Informasi dan Pranata Komputer juga telah menyiapkan panduan, tutorial, daftar pertanyaan dan jawaban yang sering muncul dalam ‘frequently ask question’ (FAQ) dan saluran komunikasi berupa kanal ‘helpdesk’ yang dapat dihubungi dan diakses setiap saat.

Beberapa kanal helpdesk yang disiapkan di antaranya whatsapp group, website helpdesk dengan alamat https://helpdesk.bkkbndiy.id/, dan media sosial Instagram dan youtube @helpdesk.bkkbndiy. n

Penulis: M. Irfan MB
dan FX Danarto SY

Editor: Santjojo Rahardjo

Tanggal Rilis: 30 Juni 2023

Media Center BKKBN
mediacenter@bkkbn.go.id
0812-3888-8840
Jl. Permata nomor 1
Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur

Tentang BKKBN

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Koordinator Percepatan Penurunan Stunting berdasarkan Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.