SIARAN PERS BKKBN
Nomor: 775/M.C/V/2023

Seluruh PNS Baru di BKKBN Wajib Magang Lapangan dengan Target 20 Akseptor KB

JAKARTA—Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar Pembekalan Magang Lapangan bagi seluruh pegawai negeri sipil (PNS) formasi tahun 2021 di lingkungan kantor BKKBN di seluruh Indonesia.

Magang Lapangan yang wajib diikuti seluruh PNS baru di BKKBN itu dilaksanakan selama dua pekan, yakni mulai 8 hingga 19 Mei 2023. Setiap PNS yang mengikuti Magang Lapangan tersebut ditarget memperoleh 20 orang akseptor KB baik Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) maupun non MKJP.

Sekretaris Utama BKKBN Tavip Agus Rayanto dalam pembekalan yang digelar secara daring, Selasa (02/05/2023) mengatakan pembekalan magang ini dimaksudkan untuk memantapkan persiapan seluruh PNS Formasi Tahun 2021 ketika magang lapangan dilaksanakan.

“Magang Lapangan PNS ini merupakan tradisi yang harus dilakukan bagi PNS baru di lingkungan BKKBN agar mengetahui kondisi sesungguhnya di lapangan,” kata Tavip.

Direktur Bina Penggerakan Lini Lapangan BKKBN I Made Yudhistira Dwipayama memberikan materi terkait Kilas Balik Penyuluh KB sebagai Garda Terdepan Lini Lapangan, Jabatan Fungsional Penyuluh KB dan PLKB serta Pelaksanaan Fungsi dan Tugas di Lini Lapangan.

PNS formasi Tahun 2021 di Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara sendiri akan ditempatkan di Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan dengan Kecamatan yang berbeda. Kota Ternate meliputi Kecamatan Ternate Utara, Ternate Selatan dan Ternate Tengah. Sedangkan Kota Tidore Kepulauan meliputi Kecamatan Tidore, Kecamatan Tidore Timur, Kecamatan Oba Utara, Kecamatan Oba dan Kecamatan Oba Tengah.

Keberhasilan Program Bangga Kencana
Sementara itu sebanyak 11 orang PNS baru Perwakilan BKKBN DIY formasi pelaksana di Kantor Perwakilan akan menjalani magang membantu Penyuluh Keluarga Berencana (Penyuluh KB) yang bertugas di lini lapangan.

Mulai tanggal 8 sampai 19 Mei 2023 mereka akan bekerja bersama Penyuluh KB untuk mencari akseptor baru dan melakukan pendampingan kelompok-kelompok kegiatan (Poktan) di dusun-dusun.

Kepala Perwakilan BKKBN DIY Shodiqin berpesan kepada para magang agar menjalani proses magang ini dengan sungguh-sungguh, belajar melalui praktek pekerjaan riil bersama para Penyuluh KB yang merupakan ujung tombak terdepan program Banggakencana.

“Dengan praktek langsung di lini lapangan, PNS baru diharapkan bisa lebih memahami program Banggakencana serta mempelajari kultur yg ada di masyarakat sehingga kelak saat menjadi penyusun kebijakan mampu melahirkan kebijakan-kebijakan yg sesuai dengan kondisi masyarakat,” kata Shodiqin.

Di Banten, 10 PNS baru akan ditempatkan di 5 (lima) kecamatan berbeda di Kota Serang, yakni Kecamatan serang, Kecamatan Kecamatan Cipocok, Kecamatan Kasemen, dan Kecamatan Walantaka. Selain PNS BKKBN Banten, terdapat 4 PNS baru asal BKKBN pusat yang ikut magang, diantaranya 3 orang di Kota Tangerang dan 1 orang akan ditempatkan di Kota Tangerang Selatan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Ir. Rusman Efendi, MM berharap momentum magang ini dipergunakan sebaik-baiknya untuk belajar bagaimana mekanisme operasional lini lapangan, KIE program Bangga kencana dan pencegahan stunting langsung ke masyarakat, dan melakukan pendekatan-pendekatan kepada tokoh formal dan informal sampai dengan mekanisme pelaporannya.

“Mekanisme operasional lini lapangan adalah ilmu penting yang haru diketahui dan dipahami. Penerapan 10 langkah kerja PLKB dan PKB adalah kunci keberhasilan program Bangga Kencana dilapangan, oleh karenanya wajib untuk dipelajari dan diimplementasikan nanti di lapangan. Selain itu saya berharap PNS yang magang ini dapat berperan aktif dalam kegiatan poktan-poktan Bangga Kencana yang ada di Kecamatan masing-masing,” ujarnya.

Rusman mengatakan mendapatkan akseptor 20 orang tidak sulit, asal mau belajar dan berkoordinasi. n

Penulis:
Aprillia Sukma Wanti (Maluku Utara),
Danarto SY (DI Yogyakarta),
Chattyana FL (Banten)

Editor: Kristianto

Tanggal Rilis: Rabu, 03 Mei 2023

Media Center BKKBN
mediacenter@bkkbn.go.id
0812-3888-8840
Jl. Permata nomor 1
Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur

Tentang BKKBN

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Koordinator Percepatan Penurunan Stunting berdasarkan Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.