SIARAN PERS BKKBN
Nomor: 753/M.C/IV/2023

Terima Kunjungan ICMI, Hasto Wardoyo Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

JAKARTA—Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) mengunjungi kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Jakarta, Senin (03/04/2023). Dalam kunjungan untuk kolaborasi itu, Kepala BKKBN Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) perlunya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Kita harus sudah menyusun strategi untuk meningkatkan kualitas SDM melalui proses reproduksi seperti yang tadi disampaikan bahwa melalui siklus hidup itu sangat betul sekali untuk mulai dari awal kehidupan sampai lansia,” kata Hasto Wardoyo saat menerima jajaran pengurus ICMI di ruang Sekretariat Stunting Pusat di kantor BKKBN di Jakarta.

Hal tersebut menurut Hasto, dikarenakan kepentingannya yang sangat mendesak dalam rangka menyambut Bonus Demografi yang akan menutup di tahun 2035 dan bersamaan dengan itu juga terjadi ageing population. Inilah yang menjadi tantangan bagi Indonesia karena memikul beban lansia jauh lebih berat dibandingkan anak-anak.

“Karena memang ini tidak bisa diubah (populasinya). Kalau balita bisa diubah dengan cara diturunkan angka stunting. Tetapi yang perlu ibu-ibu semua sadari adalah ternyata lansia yang akan menjadi limpahan di tahun 2035 ini mereka mayoritas yang ada diluar sana itu pendidikannya rendah, ekonominya rendah, ini kita harus hati-hati sebelum tahun 2035. Kalau orang Jepang, orang Portugal, Madrid itu juga kebanjiran orang tua, tapi mereka orang tua yang punya tabungan. Jadi punya tabungan, aset kemudian pendidikannya tinggi. Begitu dia tua minta kepada anak-anak muda untuk investasi tapi kalau kita itu nggak,” ujar Hasto.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum MPP ICMI Prof Dr. Ir. Riri Fitri Sari yang hadir dalam audiensi tersebut berharap ICMI dan BKKBN dapat terus meningkatkan kolaborasinya dalam membentuk ketahanan keluarga Indonesia yang kuat termasuk di dalamnya adalah pengentasan stunting dan kesehatan reproduksi.

“Selain stunting kemudian kesehatan reproduksi, kami sudah memulai akan mengadakan acara ICMI goes to kampus, pesantren dan sekolah, sudah mulai bulan lalu di Universitas Ageng Tirtayasa Serang, dan harapannya kita akan bergulir untuk langsung membuat ketahan keluarga ini menjadi satu cerita yang panjang dimana bapak ibu para ahli yang ada disini dan ada juga Pak Us dan pak Au dari segi kemudahan, Pak Ni’am Dirjen, dari Deputi Kemenpora bersama-sama untuk datang kemudian akan berbeda dampaknya untuk memberikan semangat untuk mencapai ketahanan keluarga yang lebih baik,” ujar Riri.

Kesehatan Reproduksi Lansia
Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Nopian Andusti, SE., MT mengatakan bahwa di BKKBN bukan hanya mempunyai program Bina Keluarga Balita dan Remaja namun juga Bina Keluarga Lansia. BKKBN telah membentuk sekolah lansia dan ia berharap bisa berkolaborasi lebih lanjut dengan ICMI dalam hal pelaksanaan sekolah-sekolah lansia tersebut.

Menyambut hal tersebut, Dr. Dewi Inong dari Departemen Kesehatan Perorangan ICMI menerangkan bahwa kesehatan reproduksi lansia sangat penting diberikan pada sekolah lansia. Menurutnya, pembicaraan masalah seksualitas pada usia senja menjadi hal yang seharusnya tetap dibicarakan dengan pasangan untuk menghindari penyimpangan-penyimpangan seksual yang berujung pada penyakit seksual pada lansia.

Audiensi ICMI dengan Kepala BKKBN juga dihadiri oleh Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Nopian Andusti, SE., MT; Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN Prof. drh. Muhammad Rizal Martua Damanik, MRepSc, PhD; Direktur Bina Kesehatan Reproduksi Safrina Salim, SKM, M.Kes; Koordinator bidang Pemberdayaan Perempuan Anak dan Lansia ICMI Dr. Herawati Tarigan; Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan MPP ICMI Ir. Hanifa Husein; Ketua Dept Pemberdayaan Perempuan MPP ICMI Dra. Ony Jafar; Departemen Kesehatan Perorangan ICMI Dr. Dewi Inong; dan Wakadep Kesehatan Perorangan ICMI Revil Ansen, SKM. n

Penulis: Rizky Fauzia
Editor: Ade Anwar

Tanggal Rilis: Selasa, 04 April 2023

Media Center BKKBN
mediacenter@bkkbn.go.id
0812-3888-8840
Jl. Permata nomor 1
Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur

Tentang BKKBN

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Koordinator Percepatan Penurunan Stunting berdasarkan Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.